Prop firm adalah perusahaan yang menjual evaluasi trading berbayar, lalu memberi trader yang lolos sebuah akun funded dengan pembagian profit. Bagian yang jarang dijelaskan: akun funded itu akun simulasi. Modalnya tidak pernah pindah ke kamu, dan hampir semua aturan yang terasa aneh menjadi masuk akal begitu kamu tahu itu.
Kalau kamu mencari apa itu prop firm, jawaban dua kalimatnya ada di atas, dan Google juga sudah memberikannya sebelum kamu klik apa pun. Halaman ini untuk bagian setelahnya: dari mana prop firm menghasilkan uang, kenapa aturannya seperti itu, dan apa yang berbeda kalau kamu trader di Indonesia. Termasuk prop firm mana yang situsnya ada di daftar blokir Komdigi saat artikel ini ditulis.
Saya menulis ini sebagai Alex Firdaus, konsultan SEO prop firm dan Head of Media di FinMedia Group, penerbit FundedTrading. Pekerjaan harian saya adalah membaca aturan, payout dan keluhan trader tentang prop firm, jadi yang ada di bawah ini bukan ringkasan dari halaman prop firm sendiri.
Apa itu prop firm
Prop firm, singkatan dari proprietary trading firm, adalah perusahaan yang trading dengan modalnya sendiri, bukan modal nasabah. Dalam arti yang kamu cari, prop firm adalah perusahaan online yang menjual challenge, memberi akun funded ke trader yang lolos, dan membagi profit dari akun itu.
Dua arti itu sering dicampur, dan pencampurannya bukan kebetulan. Kata “proprietary” membuat prop firm retail terdengar seperti bank investasi yang merekrut trader. Cara kerjanya berbeda hampir di semua hal.
| Prop firm institusional | Prop firm retail online | |
|---|---|---|
| Siapa yang masuk | Trader yang direkrut lewat wawancara dan seleksi | Siapa saja yang membayar fee challenge |
| Modal yang ditradingkan | Modal perusahaan di pasar sungguhan | Angka di akun simulasi |
| Bayar untuk masuk | Tidak | Ya, fee challenge |
| Gaji | Biasanya ada, plus bonus | Tidak ada, hanya pembagian profit |
| Sumber pendapatan perusahaan | Hasil trading | Fee challenge dari trader yang gagal dan yang lolos |
Kalau seseorang bertanya apa yang dimaksud dengan trading firm, jawabannya biasanya kolom kiri. Kalau kamu melihat iklan “dapat modal USD 100.000”, itu kolom kanan.
Cara kerja prop firm dari challenge sampai payout
Cara kerja prop firm retail ada empat tahap: kamu membayar fee, kamu trading di akun evaluasi sampai mencapai target profit tanpa melanggar batas kerugian, kamu menerima akun funded, dan kamu menarik pembagian profit sesuai jadwal payout. Setiap tahap punya aturan yang bisa menggugurkan kamu.
Tahap yang paling menentukan bukan target profitnya, tapi batas kerugiannya. Target profit 8 sampai 10 persen terdengar mudah sampai kamu tahu batas kerugian hariannya sering hanya 4 sampai 5 persen. Trader gugur karena melewati batas kerugian, hampir tidak pernah karena kehabisan waktu.
| Model challenge | Jumlah tahap evaluasi | Fee | Risiko utama untuk trader |
|---|---|---|---|
| Dua tahap | Dua, dengan target berbeda | Paling murah per ukuran akun | Dua kesempatan gugur sebelum funded |
| Satu tahap | Satu | Lebih mahal dari dua tahap | Batas kerugian biasanya lebih ketat |
| Instant funding | Tidak ada | Paling mahal | Aturan payout dan skala akun paling ketat |
Untuk pertanyaan bagaimana cara mendaftar akun prop firm: kamu memilih ukuran akun dan model challenge di situs firm, membayar fee, lalu menerima login untuk platform seperti MetaTrader 5, cTrader atau platform milik firm itu sendiri. Tidak ada wawancara. Itu sendiri sudah memberi tahu kamu bisnis apa ini.
Akun funded bukan modal sungguhan
Akun funded di prop firm retail adalah akun demo dengan modal fiktif. FTMO, prop firm terbesar di segmen ini, menyebut akun evaluasinya sebagai “a demo account with fictitious capital” di halaman FAQ situsnya sendiri. Profit yang kamu terima dibayar dari pendapatan perusahaan, bukan dari posisi yang ditutup di pasar atas nama kamu.
Ini bukan tuduhan. Ini model bisnisnya, dan sebagian firm sekarang menulisnya terang-terangan karena regulator di beberapa negara mulai bertanya. Tapi begitu kamu memegang fakta itu, beberapa hal yang tadinya terasa aneh menjadi jelas.
Pertama, pendapatan prop firm retail adalah fee challenge. Sebagian besar trader tidak lolos, dan fee mereka adalah sumber uang untuk membayar payout trader yang lolos. Saya membahas angkanya di tulisan tentang pass rate prop firm (bahasa Inggris).
Kedua, karena payout dibayar dari kas perusahaan, aturan dibuat untuk membatasi payout, bukan untuk melindungi modal yang tidak ada. Aturan konsistensi, batas berita, larangan hedging antar akun, semuanya adalah cara mengelola berapa banyak yang harus dibayar firm bulan itu.
Ketiga, sebagian firm memang meniru posisi trader tertentu ke pasar sungguhan dengan modal firm. Itu keputusan manajemen risiko firm, bukan modal yang diberikan ke kamu. Kamu tidak akan tahu apakah akun kamu termasuk, dan itu tidak mengubah aturan apa pun.
Yang tetap sungguhan hanya dua hal: fee yang kamu bayar, dan payout yang kamu terima kalau semuanya berjalan sesuai aturan. Nilai firm untuk trader ditentukan oleh yang kedua, dan yang kedua bergantung pada aturan.
Aturan prop firm yang paling sering menggugurkan trader
Aturan prop firm yang paling sering menggugurkan trader adalah batas kerugian, bukan target profit. Ada dua batas, dan cara menghitungnya berbeda antar firm.
| Aturan | Dihitung dari | Yang sering salah dipahami |
|---|---|---|
| Drawdown harian | Saldo atau ekuitas awal hari, tergantung firm | Posisi terbuka ikut dihitung kalau dasarnya ekuitas |
| Drawdown maksimum statis | Saldo awal akun | Batasnya tetap, tidak bergerak naik saat kamu profit |
| Drawdown maksimum trailing | Puncak ekuitas tertinggi akun | Batasnya ikut naik saat kamu profit, jadi ruang kerugian menyusut |
| Aturan konsistensi | Porsi profit dari hari atau trade terbaik | Satu hari besar bisa menahan payout meski total profit tercapai |
Drawdown trailing adalah yang paling banyak memakan korban, karena trader membacanya sebagai drawdown statis. Di drawdown statis, akun USD 100.000 dengan batas 10 persen boleh turun sampai USD 90.000, titik. Di drawdown trailing, kalau ekuitas kamu pernah menyentuh USD 105.000, batasnya ikut naik ke USD 95.000. Kamu bisa gugur dalam keadaan profit dari saldo awal.
Aturan konsistensi dan hedging antar akun punya logikanya sendiri, dan keduanya berhubungan langsung dengan bagian sebelumnya tentang dari mana payout dibayar. Penjelasan panjangnya ada di aturan konsistensi prop firm dan hedging di prop firm, keduanya bahasa Inggris.
Biaya prop firm dan fee yang dikembalikan
Biaya prop firm adalah fee sekali bayar per challenge, dan besarnya mengikuti ukuran akun dan model challenge. Fee dikembalikan hanya kalau firm menyebutnya refundable, dan pengembaliannya hampir selalu digabung dengan payout pertama, bukan dibayar saat kamu lolos.
Perbedaan refundable dan non-refundable lebih penting dari selisih harganya. Fee refundable berarti biaya kamu nol kalau kamu sampai payout pertama. Fee non-refundable berarti biaya kamu tetap ada, berapa pun hasilnya. Dua firm dengan harga yang sama bisa punya biaya sungguhan yang sangat berbeda karena satu kata itu.
Sebagian firm juga menjual langganan bulanan alih-alih fee sekali bayar. Perbandingannya saya tulis di fee sekali bayar vs langganan (bahasa Inggris). Ringkasnya: langganan masuk akal hanya kalau kamu berencana gugur dan mencoba lagi berkali-kali, dan itu bukan rencana.
Prop firm di Indonesia: legal, diblokir, payout dan pajak
Prop firm di Indonesia tidak diatur oleh regulator mana pun secara khusus, dan tidak ada aturan yang melarang trader Indonesia membayar challenge ke perusahaan luar negeri. Yang ada adalah pemblokiran situs oleh Bappebti dan Komdigi terhadap entitas yang dianggap menawarkan perdagangan berjangka tanpa izin, dan beberapa prop firm besar sudah masuk daftar itu.
Apakah prop firm legal di Indonesia
Bappebti mengatur perusahaan pialang berjangka, yaitu broker yang menerima dana nasabah untuk trading margin. Prop firm retail bukan broker dan tidak menerima deposit trading, jadi tidak ada izin Bappebti untuk prop firm, dan sampai artikel ini ditulis saya tidak menemukan aturan Bappebti atau OJK yang secara khusus membahas model challenge prop firm. Kalau kamu menemukannya, kirim ke saya dan halaman ini saya perbarui.
Yang jelas ada adalah pemblokiran. Sepanjang Januari sampai Mei 2025, Bappebti bersama Komdigi memblokir 225 domain situs perdagangan berjangka tanpa izin, menurut laporan DDTC News. Bappebti menyebut pola entitas ilegal itu: membuat konten trading, lalu memperkenalkan perusahaan dari luar negeri ke calon nasabah baru. Sepanjang 2021 jumlahnya 1.222 domain, menurut catatan Kongres Advokat Indonesia.
Prop firm yang situsnya diblokir Komdigi
Komdigi menyimpan daftar domain yang diblokir di basis data TrustPositif, dan siapa pun bisa mengeceknya. Pada 17 September 2026 saya mengecek tujuh domain prop firm yang paling banyak dicari trader Indonesia. Tiga di antaranya terdaftar.
| Domain | Status di TrustPositif Komdigi, 17 Sep 2026 |
|---|---|
| fundednext.com | Terdaftar (diblokir) |
| wemastertrade.com | Terdaftar (diblokir) |
| alphacapitalgroup.uk | Terdaftar (diblokir) |
| ftmo.com | Tidak terdaftar |
| fundingpips.com | Tidak terdaftar |
| the5ers.com | Tidak terdaftar |
| topstep.com | Tidak terdaftar |
Daftar itu berubah. Cek sendiri di trustpositif.komdigi.go.id sebelum membayar apa pun. Dari jaringan Telkomsel, tiga domain di atas dialihkan ke halaman Internet Baik saat saya membukanya, jadi pemblokirannya bukan sekadar di atas kertas.
Diblokir tidak sama dengan penipuan. FundedNext adalah prop firm yang paling banyak dicari di Indonesia, sekitar 19.800 pencarian per bulan menurut data Mangools untuk Indonesia, dan trader Indonesia jelas masih memakainya lewat VPN atau ganti DNS. Yang berubah adalah posisi kamu kalau ada sengketa: kamu berurusan dengan perusahaan luar negeri yang situsnya sudah ditandai regulator Indonesia, dan tidak ada lembaga di dalam negeri yang akan menengahi. Halaman WeMasterTrade yang menjelaskan apa itu prop firm masih muncul di halaman satu Google Indonesia untuk pertanyaan ini, sementara domainnya ada di daftar blokir. Dua fakta itu benar sekaligus.
Payout ke rekening Indonesia
Payout prop firm dibayar dalam dolar Amerika lewat prosesor pembayaran atau crypto, dan jarang lewat transfer langsung ke bank Indonesia. Sebelum membayar fee, buka halaman payout firm itu dan cari tiga hal: metode yang tersedia untuk Indonesia, biaya per penarikan, dan jadwal payout pertama. Kalau halaman itu tidak menyebut negara kamu, tanya dukungan pelanggan dan simpan jawabannya.
Pajak atas payout prop firm
Payout prop firm adalah penghasilan, dan wajib pajak dalam negeri dikenai pajak penghasilan atas penghasilan dari Indonesia maupun dari luar Indonesia berdasarkan Pasal 4 ayat 1 UU Pajak Penghasilan. Penghasilan itu dilaporkan di SPT Tahunan. Penjelasan yang mudah dibaca ada di Pajakku. Untuk angka dan cara lapor, tanya konsultan pajak. Saya konsultan SEO, bukan konsultan pajak, dan halaman ini bukan nasihat keuangan.
Cara memilih prop firm, bukan mencari yang terbaik
Cara memilih prop firm dimulai dari aturan payout dan status blokir, bukan dari ukuran akun atau diskon. Pertanyaan “prop firm Indonesia terbaik” tidak punya jawaban tunggal, karena firm yang cocok untuk scalper dengan akun kecil berbeda dengan firm yang cocok untuk swing trader.
- Cek domainnya di TrustPositif Komdigi. Kalau terdaftar, kamu memulai dengan satu masalah yang belum tentu mau kamu tanggung.
- Baca halaman payout sampai selesai: jadwal, metode untuk Indonesia, syarat konsistensi, dan apa yang membuat payout ditolak.
- Cari bukti payout dari trader yang bisa dihubungi, bukan testimoni di situs firm.
- Pastikan jenis drawdownnya, statis atau trailing, dan hitung ulang dengan gaya trading kamu sendiri.
- Cek platformnya. Kalau kamu hanya bisa trading di MetaTrader dan firm memakai platform sendiri, itu masalah nyata.
- Cari siapa di balik firm itu dan sejak kapan beroperasi. Firm yang menyembunyikan pemiliknya menyembunyikan sesuatu.
Untuk perbandingan firm per firm, saya tidak menulisnya di sini. Itu pekerjaan FundedTrading, situs yang saya kelola kontennya, dan review di sana diperbarui saat aturan firm berubah.
Prop firm gratis dan modal kecil
Prop firm gratis adalah free trial atau kompetisi yang dipakai firm untuk mendapatkan trader baru, bukan akun funded tanpa syarat. Aturannya biasanya lebih ketat dari challenge berbayar, dan hadiahnya adalah diskon atau akun challenge, bukan payout langsung.
Untuk pertanyaan apakah modal 100 ribu bisa trading: di broker, bisa, dengan akun cent atau micro. Di prop firm, tidak, karena fee challenge terkecil di hampir semua firm lebih besar dari Rp100.000. Kalau modal kamu di angka itu, prop firm belum jadi pilihan yang masuk akal. Berlatih di akun demo broker dulu, gratis, tanpa aturan payout, dan kembali ke prop firm saat kamu bisa lolos challenge dengan aturan yang ketat. Perbandingannya ada di paper trading vs challenge prop firm (bahasa Inggris).
Apa yang dimaksud dengan trading firm?
Trading firm adalah perusahaan yang trading dengan modalnya sendiri di pasar sungguhan dan merekrut trader sebagai karyawan. Prop firm retail online memakai istilah yang mirip, tetapi menjual challenge berbayar dan memberi akun simulasi, bukan modal perusahaan.
Apakah prop firm legal di Indonesia?
Tidak ada aturan yang melarang trader Indonesia membayar challenge prop firm, dan tidak ada izin Bappebti untuk prop firm karena prop firm bukan pialang berjangka. Beberapa domain prop firm, termasuk fundednext.com dan wemastertrade.com, terdaftar di basis data blokir TrustPositif Komdigi per 17 September 2026.
Apakah prop firm penipuan?
Prop firm retail adalah bisnis yang sah dengan model yang jelas: menjual evaluasi berbayar dan membayar pembagian profit dari pendapatan fee. Firm menjadi masalah saat aturan payout diubah diam-diam, payout ditolak tanpa alasan tertulis, atau firm berhenti membayar. Bukti payout dari trader yang bisa dihubungi adalah ukuran yang paling berguna.
Apakah modal 100 ribu bisa trading di prop firm?
Tidak. Fee challenge terkecil di hampir semua prop firm lebih besar dari Rp100.000. Dengan modal sebesar itu, akun demo broker atau akun cent adalah tempat berlatih yang lebih masuk akal.
Bagaimana cara mendaftar akun prop firm?
Pilih ukuran akun dan model challenge di situs firm, bayar fee, lalu terima login platform trading. Sebelum membayar, cek domain firm di TrustPositif Komdigi dan baca halaman payout sampai selesai.
Apakah profit dari prop firm kena pajak di Indonesia?
Ya. Wajib pajak dalam negeri dikenai pajak penghasilan atas penghasilan dari dalam maupun luar Indonesia berdasarkan Pasal 4 ayat 1 UU Pajak Penghasilan, dan payout prop firm termasuk penghasilan. Untuk cara lapor dan besarannya, tanya konsultan pajak.
Kalau kamu yang menjalankan prop firm
Trader Indonesia mencari dalam dua bahasa dan bertanya soal blokir, payout ke rekening lokal, dan pajak. Hampir tidak ada prop firm yang menjawabnya dalam bahasa Indonesia. Itu pekerjaan saya.
Jasa SEO prop firm →Alex Firdaus adalah konsultan SEO prop firm dan Head of Media di FinMedia Group, penerbit FundedTrading. Sepuluh tahun sebagai Google search quality rater, berbasis di Bandung. Selengkapnya tentang Alex Firdaus.
Author
-
Alex started his career creating travel content for Jalan2.com, an Indonesian tourism forum. He then spent close to a decade as a web search evaluator for Google, with a brief stint at Bing, analyzing search relevance and learning firsthand how algorithms interpret content. When the pandemic disrupted evaluation work in 2020, he moved into freelance copywriting and then SEO.
Alex is now Head of Media at FinMedia Group, where he leads SEO and content strategy across FundedTrading.com, FundedTrading.id, and MyTradingReviews.com, covering 160+ proprietary trading firms through reviews, comparisons, and industry investigations since 2022.Recent Posts



