[tentang]
Alex Firdaus adalah konsultan SEO untuk prop firm dan Head of Media di FinMedia Group, penerbit FundedTrading. Sepuluh tahun menilai kualitas hasil pencarian untuk Google, berbasis di Bandung, Indonesia. Kadang menulis copy untuk studio yoga (ceritanya panjang).
Mulai menulis online untuk Jalan2.com, forum wisata yang sekarang sudah tidak ada. Itu cukup menggambarkan sudah berapa lama saya di bidang ini. Tapi tetap dihitung sebagai pengalaman konten.
Diterima sebagai Web Search Evaluator untuk Microsoft Bing. Lolos tes awal. Gagal audit bulanan dengan nilai 49 persen. Dipecat dalam sebulan. Sejak itu saya dan Bing tidak pernah bicara lagi. Kalau dilihat sekarang, itu pertanda.
Bergabung dengan Leapforce (kemudian diakuisisi Appen) sebagai Google Web Search Evaluator. Bertahan di setiap audit selama lebih dari sepuluh tahun sementara banyak rekan berguguran. Sepuluh tahun menilai hasil pencarian sungguhan berdasarkan pedoman kualitas Google sendiri. Di sanalah orang benar-benar belajar apa arti E-E-A-T, bukan dari kursus.
Kehilangan sekitar 70 persen pendapatan dalam semalam. Beberapa pekerjaan hilang dalam hitungan minggu. Banyak waktu dihabiskan untuk memikirkan ulang pilihan hidup, dan belajar bahwa diversifikasi sumber pendapatan bukan cuma jargon LinkedIn.
Menemukan copywriting lewat TikTok. Menggabungkannya dengan sepuluh tahun pengetahuan tentang cara Google menilai kualitas konten. Ternyata ada sesuatu yang berguna di sana. Mulai menulis untuk klien fintech. Semuanya mulai nyambung.
Bergabung dengan FinMedia Group sebagai Head of Media, menjalankan SEO, konten dan kemitraan untuk portofolio properti prop trading dan fintech, termasuk FundedTrading, MyTradingReviews dan DailyFXWire. Pekerjaannya padat. Rasa penasaran soal SEO, AI dan apa yang benar-benar menggerakkan peringkat tidak pernah padam.
Kebanyakan praktisi SEO belajar dari luar: membaca hasil, lalu menebak alasannya. Selama sepuluh tahun saya menilai hasil pencarian dari dalam pedoman yang dipakai Google untuk melatih sistemnya. Itu sebabnya saya lebih sering berdebat soal kualitas sumber dan niat pembeli daripada soal jumlah kata kunci. Dan itu sebabnya saya bisa bilang lebih awal bahwa sebuah halaman tidak akan pernah menang, sebelum kamu membayar untuk mencobanya.
Pekerjaan harian adalah menjalankan SEO dan konten untuk sebuah grup media fintech. Fokus saya adalah SEO prop firm dan broker: strategi konten, E-E-A-T, alur kerja editorial, dan belakangan bagaimana AI Overview memutuskan sumber mana yang dikutip.
Di luar itu saya menghabiskan banyak waktu untuk memperdalam SEO, bereksperimen dengan alat AI, dan mencari cara baru mengerjakan sesuatu. Algoritmanya terus berubah. Bagi saya itu menarik, bukan menyebalkan.
Kalau kamu ingin versi untuk klien dari semua ini, halaman konsultan SEO merangkum apa yang saya kerjakan. Layanan utamanya adalah SEO prop firm dan SEO broker forex. Versi bahasa Inggris halaman ini ada di About.
Konsultan SEO untuk prop firm dan broker forex, Head of Media di FinMedia Group yang menerbitkan FundedTrading, dan mantan Google search quality rater selama sekitar sepuluh tahun. Berbasis di Bandung, Indonesia.
Independen. Saya mengerjakan audit, rencana dan tulisan sendiri. Untuk kebutuhan volume yang besar saya bekerja dengan penulis, tetapi strategi dan pemeriksaan tetap di tangan saya.
Prop firm, broker forex dan CFD, dan vendor fintech yang menjual ke keduanya. Untuk industri lain saya biasanya merekomendasikan orang lain.
Ya. Konten dan komunikasi bisa dalam bahasa Indonesia atau Inggris, tergantung pasar yang kamu sasar.