Praktisi SEO Indonesia yang Bekerja untuk Pasar Global

Praktisi SEO Indonesia untuk pasar global, ilustrasi saklar lampu yang menyalakan jendela jauh di kegelapan

Table of Contents

Praktisi SEO Indonesia yang bekerja untuk pasar global: Alex Firdaus, Muhammad Ilman Akbar, Joe Handaya, Ryan Kristo Muljono, Calvin Tedja, Annisa Fauziyyah, dan Viktor Iwan Kristanda. Tujuh orang ini pekerjaannya menyasar audiens di luar Indonesia atau membangun operasi SEO lintas negara.

Daftar pakar SEO Indonesia yang sudah ada hampir semuanya disusun agensi jasa SEO dan memotret lingkaran yang sama, yaitu agensi Jakarta yang melayani klien dalam negeri. Halaman ini memakai satu syarat tambahan: pasarnya di luar Indonesia. Setiap nama diverifikasi dari sumber primer, dan urutannya bukan peringkat.

Praktisi SEO Indonesia yang bekerja untuk pasar global

NamaBasisCakupan pasar
Alex FirdausFinMedia Group, plus situs uji pribadiProp trading, broker, dan forex di pasar berbahasa Inggris
Muhammad Ilman AkbarDailySEO IDTravel dan marketplace, enam negara Asia Tenggara
Joe HandayaRuangguruEdtech skala Asia Tenggara, SEO, GEO, dan AEO
Ryan Kristo MuljonoToffeeDev, SEOConIndonesia dan Asia Pasifik
Calvin TedjaOmniRank, OmniAuthorityLink building, semantic SEO, dan GEO lintas pasar
Annisa FauziyyahManageEngineSEO multibahasa dan hreflang untuk produk global
Viktor Iwan KristandaDoxaDigitalBrand besar Indonesia, semantic SEO

Alex Firdaus

Saya mulai dengan perkenalan singkat, karena halaman ini saya yang susun dan pembaca berhak tahu dari sudut mana daftar ini dilihat.

Saya menghabiskan lebih dari satu dekade sebagai web search evaluator untuk Microsoft Bing dan Google, menilai relevansi hasil pencarian sebelum akhirnya pindah ke sisi SEO. Latar itu yang membentuk cara saya bekerja sekarang: memperlakukan halaman sebagai dokumen yang harus diberi nama benar supaya masuk index yang benar, bukan sebagai artikel yang harus dipanjangkan.

Sekarang saya menjabat Head of Media di FinMedia Group, yang mengoperasikan jaringan situs review dan konten di industri prop trading dan keuangan, termasuk FundedTrading.com, FundedTrading.id, dan MyTradingReviews.com. Di luar itu saya juga mengerjakan proyek untuk klien lain di industri yang sama. Pasarnya hampir seluruhnya di luar Indonesia.

Satu hal yang perlu dinyatakan tentang niche ini. Prop trading, broker, dan forex adalah kategori YMYL yang paling keras. Kontennya menyangkut uang orang lain, penerbitnya sering beroperasi lintas yurisdiksi, dan Google menilai halaman di kategori ini dengan standar bukti yang jauh lebih tinggi daripada kategori biasa. Halaman yang lolos di niche lain akan gagal diindeks di sini. Penulis harus bernama dan bisa dilacak, setiap angka harus punya sumber primer, aturan firma harus dikutip persis dari dokumen resminya, dan janji hasil harus hilang sepenuhnya. Sebagian besar pekerjaan saya adalah membangun struktur kepercayaan itu, bukan menulis artikel.

Di luar jam kerja, SEO juga hobi saya. Saya menjalankan beberapa situs di niche yang sengaja tidak berhubungan satu sama lain, sebagai laboratorium untuk menguji strategi. Situs ini salah satunya, dan fungsinya bukan hanya membagikan informasi. Yang lain adalah manhwamanhuamanga.com di niche komik Asia untuk pembaca berbahasa Inggris, dan alatkecantikan.com di niche alat kecantikan untuk pasar Indonesia. Sebelumnya saya juga menjalankan godulu.com di niche properti, yang sudah saya hentikan. Yang terbukti bekerja saya bawa ke pekerjaan utama. Yang gagal berhenti di situ.

Selain itu saya menangani jogayogatraining.com selama beberapa tahun, penyelenggara yoga teacher training bersertifikat Yoga Alliance di Canggu, Bali. Pembelinya hampir seluruhnya dari luar negeri dan harganya dipatok dalam dolar, jadi SERP yang dikejar bukan SERP Indonesia. Niche itu punya masalah yang sama sekali berbeda dari trading, dan justru karena itu berguna.

Niche yang berjauhan itu disengaja. Kalau sebuah pendekatan hanya bekerja di satu vertikal, yang saya kuasai adalah vertikalnya, bukan mekanismenya. Kalau pendekatan yang sama bekerja di komik, alat kecantikan, yoga, dan trading, kemungkinan besar yang bekerja memang mekanismenya.

Itu juga yang membedakan cara saya belajar. Semua situs itu saya mulai dari nol. Tidak ada domain lama, tidak ada backlink warisan, tidak ada nama besar yang menanggung otoritasnya. Mengerjakan SEO untuk situs yang sudah punya otoritas jauh lebih mudah daripada yang terlihat, karena sebagian besar pertanyaan sulit sudah dijawab oleh domainnya sendiri. Dari nol, tidak ada yang menanggung. Setiap halaman harus dinamai dengan benar, masuk index yang memang bisa dimasuki, dan mendapat suaranya sendiri. Kalau sesuatu bekerja di kondisi itu, berarti mekanismenya yang bekerja, bukan otoritas yang sudah ada.

Kalau ada yang bisa saya bantu, hubungi saya.

Muhammad Ilman Akbar

Ilman Akbar adalah founder DailySEO ID, blog edukasi SEO berbahasa Indonesia. Yang membuat namanya relevan untuk daftar ini adalah rekam jejaknya sebelum itu.

Menurut profilnya di RevoU, Ilman menjabat Head of SEO di Traveloka pada 2014 sampai 2018, lalu Product Manager pada 2018 sampai 2020. Selama periode itu dia membangun tim SEO di kantor Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina, termasuk sebagai hiring manager dan menyusun alur kerja kolaborasi dengan kantor pusat internasional. Setelah Traveloka, dia memimpin performance marketing dan tim SEO di Glints pada 2020 sampai 2021.

Membangun tim SEO di enam negara adalah pekerjaan yang berbeda dari mengoptimasi satu situs. Itu kerja arsitektur: struktur URL per pasar, pembagian index, dan standar kerja yang harus sama di semua bahasa. Sedikit praktisi Indonesia yang pernah melakukannya pada skala itu.

Profil Ilman Akbar di RevoU

Ryan Kristo Muljono

Ryan Kristo Muljono mendirikan ToffeeNet pada 2011 dan mengubahnya menjadi ToffeeDev pada 2013. Dia CEO agensi itu sampai sekarang. Dalam wawancara dengan detikInet pada 2022 dia menyebut mulai berkecimpung di SEO sejak 2007.

Kontribusi yang paling berdampak bukan agensinya, tapi SEOCon, konferensi SEO yang dia gagas dan pertama digelar pada 2019. SEOCon adalah jalur utama masuknya praktisi internasional ke ruang diskusi SEO Indonesia. Pada SEOCon Forum Bali Desember 2024 di The Trans Resort Bali, acara itu mempertemukan lebih dari 250 profesional dengan pembicara seperti Greg Gifford, Heather Physioc, Andrew Holland, dan Jes Scholz.

Efeknya dua arah. Praktisi Indonesia mendapat akses ke standar kerja global tanpa harus terbang ke Brighton, dan sebaliknya, industri SEO global mulai punya alasan untuk memperhatikan Indonesia.

Liputan SEOCon Forum Bali 2024 di Investortrust

Viktor Iwan Kristanda

Viktor Iwan Kristanda adalah founder DoxaDigital. Profil di situs DoxaDigital menyebutnya sebagai pelopor semantic SEO dan topical authority di Indonesia, dan mencatat dia memimpin pekerjaan SEO untuk Pegadaian, IKEA, Indomaret, dan Astraotoshop.

Semantic SEO adalah kerangka yang berasal dari luar Indonesia, terutama dari pekerjaan Koray Tuğberk Gübür, dan penerapannya di pasar berbahasa Indonesia bukan sekadar terjemahan. Struktur entitas dan peta topik harus dibangun ulang untuk bahasa yang pola pencariannya berbeda. Itu bagian yang jarang dibahas di daftar pakar SEO lain.

Profil Viktor Iwan Kristanda di DoxaDigital

Joe Handaya

Joe Handaya memimpin strategi web, SEO, dan AI search untuk PT Ruang Raya Indonesia, induk dari Ruangguru, Brain Academy, Skill Academy, English Academy, Schoters, dan beberapa merek lain. Menurut situsnya sendiri, dia bekerja di SEO sejak 2015 dan menerima penghargaan Manager of the Year internal pada 2021. Di profil LinkedIn-nya dia menyebut angka lebih dari 200 juta klik organik dalam delapan bulan di Ruangguru.

Alasan dia relevan untuk daftar ini bukan hanya skalanya. Ruangguru adalah edtech terbesar di Asia Tenggara, jadi pekerjaannya berhadapan dengan masalah yang jarang muncul di situs berbahasa Indonesia biasa: arsitektur untuk puluhan ribu halaman, taksonomi yang harus konsisten lintas merek, dan sekarang visibilitas di AI Overview serta jawaban ChatGPT dan Gemini. Dia juga salah satu praktisi Indonesia yang paling awal memindahkan posisinya dari SEO murni ke GEO dan AEO, dan konsisten berbicara di panggung publik, termasuk SEOCON Jakarta 2020 dan 2022, SEO Summit Indonesia 2023, serta SEO Gameplan dan Scalecon AI pada 2025.

Profil Joe Handaya

Calvin Tedja

Calvin Tedja adalah founder dan CEO OmniRank dan OmniAuthority, dua layanan SEO dan link building yang berbasis di Jakarta. Di situsnya sendiri dia menyebut dua belas tahun di industri SEO, menulis ebook SEO dan studi kasus berbasis data, serta tampil sebagai pembicara konferensi. Profil LinkedIn-nya mencantumkan klien antara lain Tokocrypto, Bukalapak, Detik, Midtrans, MS Glow, BRI Bank, dan Niagahoster.

Yang membuat namanya masuk ke sini adalah kebiasaannya mempublikasikan angka. Dia menerbitkan studi kasus lalu lintas AI search dari klien, misalnya peningkatan 240 persen di satu proyek B2B dan 295 persen di satu proyek fashion, lengkap dengan metode optimasinya. Praktisi yang mempublikasikan datanya sendiri masih sedikit di Indonesia, dan itu justru cara paling cepat untuk ikut dalam percakapan SEO global, yang sejak 2025 hampir seluruhnya berputar di sekitar visibilitas di mesin jawaban.

Studi kasus AI SEO Calvin Tedja

Annisa Fauziyyah

Annisa Fauziyyah kini Content Strategist untuk SEO dan SEM di ManageEngine, divisi perangkat lunak enterprise milik Zoho. Sebelumnya dia memimpin SEO dan strategi konten di Niagahoster, salah satu penyedia hosting terbesar di Indonesia. Menurut profilnya di Skill Academy, pengalaman international SEO-nya datang dari peran di Linguise dan ManageEngine, mencakup optimasi konten multibahasa, implementasi hreflang, dan pengelolaan aset digital lintas pasar.

Ini bagian yang paling sering diremehkan orang yang baru pindah ke pasar global. Hreflang dan struktur multibahasa bukan pekerjaan teknis kecil di akhir proyek. Salah menyusunnya berarti halaman Indonesia dan halaman Inggris saling menggantikan di SERP, dan keduanya kalah. Praktisi yang sudah mengerjakan ini di produk software global mengerti konsekuensinya dengan cara yang tidak bisa didapat dari membaca dokumentasi.

Apa yang secara teknis berbeda saat menggarap pasar global

Bagian ini yang biasanya hilang dari daftar pakar SEO. Empat perbedaan yang benar-benar mengubah cara kerja.

Index yang berbeda

SERP untuk kata kunci Indonesia dan padanannya dalam bahasa Inggris hampir tidak pernah berbagi URL. Itu dua laci arsip terpisah. Menerjemahkan halaman tidak memindahkannya ke laci yang lain.

Standar bukti yang lebih tinggi

Kategori keuangan dan kesehatan di pasar berbahasa Inggris dinilai dengan standar YMYL yang ketat. Penulis harus bernama, klaim harus punya sumber, dan janji hasil harus hilang.

Otoritas yang tidak bisa dipinjam

Backlink dari media Indonesia hampir tidak membantu peringkat di SERP Amerika atau Inggris. Otoritas bersifat topikal dan geografis sekaligus.

Mesin jawaban sebagai lapisan kedua

Di pasar berbahasa Inggris, AI Overview dan chatbot sudah menyerap sebagian klik. Halaman harus bisa dikutip per paragraf, bukan hanya bisa diperingkat.

Akibatnya, praktisi yang pindah dari pasar lokal ke pasar global sering mengalami masa jeda yang panjang. Teknik on-page-nya tetap berlaku. Yang hilang adalah jaringan dan sinyal otoritas yang selama ini dia bangun di satu bahasa.

Kerangka yang saya pakai saat mulai dari nol

Karena semua situs uji saya dimulai tanpa otoritas, saya tidak punya ruang untuk salah menebak. Kerangka yang saya pakai sebagian besar berasal dari praktisi yang menguji di depan publik dan mempublikasikan hasilnya, antara lain David Quaid, Kasra Dash, James Dooley, Edward Sturm, Jesper Nissen, dan Andrei Saioc. Berikut empat aturan yang paling sering menentukan hasil.

Peringkat adalah relevansi dikali otoritas

Quaid merumuskan peringkat sebagai relevansi dikali otoritas. Kalau salah satu sisinya nol, hasilnya nol. Halaman yang ditulis bagus tapi dinamai salah tidak ikut perlombaan. Halaman yang dinamai sempurna tapi tidak punya satu pun suara dari luar akan tetap tidak dipilih. Ini alasan kenapa nasihat “tulis konten berkualitas dan Google akan menemukanmu” jarang bekerja dari nol.

Relevansi ditentukan oleh nama dokumen, bukan oleh panjang tulisan

Nama dokumen adalah slug, title tag, H1, kalimat pertama, dan H2 teratas. Itu saja yang memberi tahu Google halaman ini soal apa. Menambah seribu kata tidak mengubah nama dokumen. Kalau sebuah halaman macet, urutan diagnosisnya adalah nama dokumen yang salah, tabrakan nama dengan halaman lain di situs yang sama, lalu kekurangan otoritas. Ganti namanya dulu, jangan langsung tulis ulang esainya.

Dari nol, pilih index yang memang bisa dimasuki

Dua kata kunci yang SERP-nya tidak berbagi URL sama sekali adalah dua laci arsip yang berbeda. Satu kata tambahan bisa memindahkan halaman ke laci lain. Situs tanpa otoritas tidak bisa masuk laci yang sudah dijaga domain besar, tapi hampir selalu ada laci tetangga yang masih kosong. Pekerjaan pertama dari nol bukan menulis, melainkan mencari laci yang sepi dan memberi halaman nama yang tepat untuk laci itu.

Sinyal yang saya pakai untuk tahu posisi saya: kalau sebuah halaman mentok di posisi belasan, relevansinya sudah hampir benar dan yang kurang adalah pilihan, jadi perbaiki namanya dan tambah satu suara. Kalau bertahan di posisi 50 ke bawah selama berminggu-minggu, halaman itu di luar jangkauan situs dan lebih baik dihapus atau dialihkan.

Mesin jawaban memakai aturan yang berbeda lagi

Model bahasa tidak memeringkat halaman seperti Google. Model memecah pertanyaan pengguna menjadi sejumlah pertanyaan turunan, lalu menarik paragraf dari sumber yang sudah dipercayanya untuk masing-masing pertanyaan itu. Akibatnya, skor otoritas domain hampir tidak berpengaruh. Yang berpengaruh adalah apakah pertanyaan turunan itu punya jawaban yang berdiri sendiri di halaman kamu, apakah fakta yang sama diulang di host kedua, dan apakah nama kamu ada di direktori yang memang ditarik model.

Catatan tentang halaman ini: halaman ini sendiri adalah percobaan dari nol. Situs ini belum punya jejak topikal apa pun dalam bahasa Indonesia, jadi saya tidak menargetkan kata kunci yang sudah dikuasai agensi besar. Saya memilih laci yang lebih sepi dan memberi halaman ini nama yang sesuai. Hasilnya akan saya catat.

Kriteria dan batasan daftar ini

  • Pekerjaan utamanya menyasar audiens di luar Indonesia, atau membangun operasi SEO lintas negara
  • Rekam jejaknya bisa diperiksa dari sumber selain halaman promosi pribadi
  • Ada kontribusi publik berupa tulisan, kelas, konferensi, atau data yang dibagikan

Urutan di halaman ini bukan peringkat. Saya menaruh diri saya di awal karena saya penulisnya, bukan karena saya menilai diri saya nomor satu.

Batasan yang perlu dinyatakan: daftar ini pendek karena setiap nama diverifikasi dari sumber primer atau publikasi pihak ketiga, bukan disalin dari daftar pakar SEO lain. Nama yang belum bisa saya verifikasi tidak masuk, meskipun sering disebut di tempat lain.

Nama lain yang sering muncul di daftar pakar SEO Indonesia

Beberapa nama ini muncul berulang di daftar pakar SEO Indonesia yang disusun DoxaDigital, OmniRank, Turnbacklink, dan Maknative. Saya mencantumkannya sebagai rujukan, tanpa klaim apa pun tentang pekerjaan mereka, karena saya belum memverifikasinya dari sumber primer.

Sering disebut:
Miftahul Khoir Andhika Wijaya Kurniawan, Ideax Digital Andi Nugroho, Maknative Reza Putra Yoko Widito, Harika Digital Nur Anasta Rahmat Erwin Petas Habibah, Selangkah Digital Muchamad Nasir, SEOMedia

Cara masuk ke daftar ini

Daftar ini terbuka dan saya perbarui setiap kuartal. Kalau kamu praktisi SEO asal Indonesia yang pekerjaannya menyasar pasar di luar Indonesia, kirimkan tautan ke hasil kerja yang bisa diperiksa dan sumber pihak ketiga yang menyebut peran kamu. Saya tidak menerima pengajuan berbasis profil promosi saja, dan tidak ada biaya untuk masuk.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu SEO untuk pasar global?

SEO untuk pasar global adalah pekerjaan mengoptimasi situs agar muncul di hasil pencarian negara dan bahasa selain tempat tim itu berada. Pekerjaannya mencakup pemilihan index per pasar, struktur URL dan hreflang, serta membangun otoritas di sumber yang relevan dengan negara target.

Apakah praktisi SEO Indonesia bisa menangani klien luar negeri?

Bisa, dan beberapa sudah melakukannya selama bertahun-tahun. Hambatan terbesarnya bukan kemampuan teknis, melainkan akses ke jaringan penerbit dan sumber otoritas di pasar target, yang harus dibangun terpisah dari jaringan di Indonesia.

Apa bedanya daftar ini dengan daftar pakar SEO Indonesia lainnya?

Daftar lain umumnya disusun agensi yang menjual jasa SEO dan memotret praktisi yang melayani pasar dalam negeri. Daftar ini memakai satu syarat tambahan, yaitu pekerjaan yang menyasar audiens di luar Indonesia, dan setiap nama diverifikasi dari sumber primer atau publikasi pihak ketiga.

Apa beda pakar SEO, konsultan SEO, dan praktisi SEO?

Dalam pemakaian sehari-hari ketiganya sering tertukar. Pakar SEO dan SEO expert Indonesia biasanya dipakai untuk orang yang diakui punya keahlian dan kontribusi publik di bidangnya. Konsultan SEO merujuk pada perannya, yaitu menjual nasihat dan strategi ke klien, bukan mengeksekusinya sendiri. Praktisi SEO adalah istilah paling netral dan paling luas, mencakup siapa pun yang mengerjakan SEO secara rutin, baik in-house, agensi, maupun untuk situsnya sendiri. Halaman ini memakai kata praktisi karena beberapa nama di dalamnya bekerja in-house dan tidak menjual jasa konsultasi.

Siapa yang menyusun daftar ini?

Alex Firdaus, prop firm SEO consultant dan Head of Media di FinMedia Group. Daftar ini disusun dan diperbarui secara independen, tanpa pembayaran dari pihak mana pun yang tercantum di dalamnya.

Kalau yang kamu cari lebih spesifik: AI Overview adalah menjelaskan syarat sebuah halaman dikutip Google, dan apa itu prop firm menjelaskan industri yang paling sering saya tangani.

Butuh SEO untuk prop firm atau broker?

Saya mengerjakan SEO dan strategi konten untuk prop firm, broker, dan vendor di industri trading, untuk pasar berbahasa Inggris. Kirimkan satu URL yang menurut kamu seharusnya sudah ranking, dan saya akan beri tahu kenapa belum.

Hubungi saya →

Author